
Khasiat dan manfaat Apel
Malus
sylvestris Mill / Malus
domestica
Uraian tanaman :
Apel
bukan tanaman asli Indonesia, tetapi buahnya sangat digemari
oleh masyarakat kita. Umumnya dikonsumsi sebagai buah segar.
Apel
merupakan pohon yang berganti daun dan bisa mencapai
ketinggian 5 meter. Buahnya bulat dengan diameter
60-100mm, bagian luar warna merah, kuning atau hijau
pucat dengan lapisan lilin. Daging buah apel tebal dan mengandung banyak jus, bisa renyah atau lembut dan bertepung dengan bau harum dan rasa
manis. Ditengahnya terdapat banyak biji,
rasa bijinya manis agak asam, sifatnya tidak panas atupun dingin, dan tanpa
mengandung racun.
Deskripsi :
Habitus perdu,
tinggi 3-5 m. Batang berkayu, bulat bercabang, putih kehijauan. Daun tunggal,
bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, berbulu berseling,
diujung cabang panjang 3-15cm, lebar 2-6cm, pertulangan menyirip hijau. Bunga
majemuk, bentuk malai diujung cabang, kelopak hijau berbulu berbagi lima,
benang sari banyak putih kepala sari kuning kecoklatan, putik satu putih
kekuningan, putih. Buah bulat ujung dan pangkal berlekuk, hijau keunguan. Biji
kecil pipih coklat kehitaman. Akar tunggang putih kecoklatan.
Nama dagang :
Apel
Nama daerah =
Jawa : Apel
Bagian yang
digunakan :
Sifat :
·
Sifat
: Netral (tidak panas dan tidak dingin) : Netral : Punya kecendrungan kearah sejuk atau hangat tetapi kurang
jelas. Bekerja dengan kerja
yang lebih ringan, sehingga dapat melenyapkan panas sekaligus menghangatkan
bagian dalam tubuh, dsb, mengobati semua sindrom
·
Arah
gerak bahan obat : Obat
turun tengelam umumnya turun dan bergerak ke dalam, berkhasiat mengendalikan kesejukan, menekan sindrom dalam
dan melancarkan kencing berak.
Rasa : Buah : manis, Biji : manis agak asam
·
Manis : berkhasiat penambah kuat mengharmoniskan
Menguatkan qi dan Yin, Mengharmoniskan seluruh bahan obat, Mengharmoniskan
jiao tengah, Mengatasi keadaan akut, dan menghentikan rasa nyeri, menambah
kekuatan
1. Bekerja : sebagai tonik,
mengobati sindrom defisiensi Yin, Yang atau Qi
2. Bekerja : meningkatkan
membersihkan racun, menyelaraskan kerja obat-obatan, mengobati sindrom nyeri
spasmidik ( hilang – timbul)
·
Asam : berkhasiat mengerutkan mengesatkan
mengerutkan, dan mengukuhkan (mengobati keringat berlebih, dll), mengesatkan
jing serta mengawetkan dan pengelat
-
Bekerja : mengontraksi, mengobati sindrom berkeringat
yang dikaitkan dengan pendarahan defisiensi akibat siare kronik yang disebabkan
oleh defisiensi enuresis
·
Tawar/hambar : berkhasiat melarutkan melancarkan
Menghilangkan/melarutkan lembab, melancarkan kencing
1. Bekerja : dieresis, mengobati
sindrom air kelembapan
Manfaat apel :
Makanlah apel setiap hari dan
tubuh akan terhindar dari penyakit. Demikian makna peribahasa bahasa Inggris an
apple a day keeps the doctor away. Penampilan apel yang merah dan ranum
mengundang imajinasi dan selera orang yang memandangnya.
Apel dijuluki buah terlarang yang sensual dan memiliki
daya tarik tersendiri. Lebih dari itu, buah ini punya banyak manfaat untuk
kesehatan, yaitu :
1. Menurunkan
kadar kolestrol.
Apel dikenal mengandung fitokimia, zat antioksidan yang efektif melawan kolestrol jahat, selain menurunkan kolesterol jahat, apel juga meningkatkan kolesterol baik (HDL). Kandungan pektin dan asam D - glucaric dalam apel berjasa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Apel dikenal mengandung fitokimia, zat antioksidan yang efektif melawan kolestrol jahat, selain menurunkan kolesterol jahat, apel juga meningkatkan kolesterol baik (HDL). Kandungan pektin dan asam D - glucaric dalam apel berjasa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
2. Mencegah
kanker dan menyehatkan paru - paru.
Zat flavonid dalam apel terbukti dapat menurunkan resiko kanker paru - paru sampai 50 %. Penelitian dari Cornell University di AS juga menemukan bahwa zat fitokimia dalam kulit apel menghambat pertumbuhan kanker usus sebesar 43 %.
Zat flavonid dalam apel terbukti dapat menurunkan resiko kanker paru - paru sampai 50 %. Penelitian dari Cornell University di AS juga menemukan bahwa zat fitokimia dalam kulit apel menghambat pertumbuhan kanker usus sebesar 43 %.
3. Mencegah
penyakit jantung dan stroke.
Apel terbukti mencegah serangan stroke. Publikasi penelitian di Finlandia (1996) menunjukkan, orang berpola makan kaya flavonoid mengalami insiden penyakit jantung lebih rendah.
Apel terbukti mencegah serangan stroke. Publikasi penelitian di Finlandia (1996) menunjukkan, orang berpola makan kaya flavonoid mengalami insiden penyakit jantung lebih rendah.
4. Menurunkan
berat badan.
Sebagai sumber serat yang baik, apel baik untuk pencernaan dan membantu menurunkan berat badan. Apel merupakan camilan yang sangat baik untuk orang yang sedang menurunkan berat badan karena kadar seratnya tinggi, sehingga mencegah rasa lapar datang lebih cepat.
Sebagai sumber serat yang baik, apel baik untuk pencernaan dan membantu menurunkan berat badan. Apel merupakan camilan yang sangat baik untuk orang yang sedang menurunkan berat badan karena kadar seratnya tinggi, sehingga mencegah rasa lapar datang lebih cepat.
5. Menjaga
kesehatan gigi.
Apel juga mengandung tanin, zat yang bermanfaat mencegah kerusakan gigi periodontal. Penyakit gusi ini disebabkan saling menempelnya bakteri pembentuk plak.
Apel juga mengandung tanin, zat yang bermanfaat mencegah kerusakan gigi periodontal. Penyakit gusi ini disebabkan saling menempelnya bakteri pembentuk plak.
6. Membuat
perempuan tetap cantik
Kandungan boron dalam apel terbukti membantu wanita mempertahankan kadar hormon estrogen saat menopause. Mempertahankan estrogen berarti mengurangi gangguan yang disebabkan oleh ketidak seimbangan hormon dikala menopause, misalnya semburan panas, nyeri, depresi, penyakit jantung, osteoporosis.
Kandungan boron dalam apel terbukti membantu wanita mempertahankan kadar hormon estrogen saat menopause. Mempertahankan estrogen berarti mengurangi gangguan yang disebabkan oleh ketidak seimbangan hormon dikala menopause, misalnya semburan panas, nyeri, depresi, penyakit jantung, osteoporosis.
7. Melindungi
tubuh dari virus flu.
Menurutnya, sari apel sangat baik untuk melawan serangan infeksi virus karena stamina dan kekebalan tubuh meningkat berkat konsumsi sari apel itu. (Lezat/Dv).
Menurutnya, sari apel sangat baik untuk melawan serangan infeksi virus karena stamina dan kekebalan tubuh meningkat berkat konsumsi sari apel itu. (Lezat/Dv).
Kandungan kimiawi dan efek farmakologi :
Apel kaya akan vitamin dan
mineral, dan banyak mengandung zat gizi, energi, lemak, protein, karbohidrat, Vit
A, Thiamin, riboflavin, niacin, Vit C, Vit B1, Vit B2, kalsium, zat besi,
fosfor, potassium (kalium), karoten, pectin, boron, tannin, flavonoid, asam
elagat, asam kafeat, glutation, asam klorogenat.
·
Kaya vitamin :Buah apel kaya akan
kandungan vitamin. Beberapa vitamin yang terdapat dalam buah apel, misalnya
vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3,
vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9, Vitamin C
·
Kaya mineral : Buah apel mengandung
banyak mineral. Mineral dalam buah apel antara lain kalsium, magnesium,
potasium, zat besi, dan zinc.
·
Fitokimia : Buah apel juga mengandung fitokimia. Fitokimia
merupakan antioksidan untuk melawan radikal bebas yang berasal dari polusi atau
lingkungan sekitar. Zat ini juga berfungsi untuk menekan jumlah kolesterol
jahat (LDL) yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
·
Kaya Serat : Apel kaya akan serat,
sehingga baik untuk orang yang sedang dalam program diet. Hal ini disebabkan
karena serat yang tinggi sehingga mencegah lapar datang lebih cepat.
Serat untuk mengurangi
lemak dan kolesterol
Buah apel mengandung serat
yang berguna mengikat lemak dan kolesterol jahat dalam tubuh untuk selanjutnya
dibuang.
·
Tanin : Buah apel juga memiliki kandungan tanin. Tanin
adalah zat yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat
mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi, mencegah kerusakan gigi, gusi dan plak.
·
Baron : Di dalam buah apel terdapat baron. Apakah baron
itu? Baron berfungsi mempertahankan jumlah estrogen dalam tubuh seorang wanita,
membantu mempertahankan kadar estrogen dalam tubuh wanita saat
menopause, mengurangi nyeri, depresi, penyakit jantung dan osteoporosis
·
Flavoid : Salah satu kandungan buah apel yang baik untuk
menjegah penyakit adalah flavoid. Flavoid merupakan zat yang berfungsi
menurunkan risiko kanker.
·
Asam D-glucaric : Apakah Asam D-glucaric
itu? Asam D-glucaric merupakan zat yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Asam
D-glucaric juga terdapat di dalam buah apel.
·
Quercetin : Quercetin merupakan zat yang dibutuhkan untuk
meningkatkan kadar antioksidan sehingga tubuh terasa lebih sehat dan mencegah
berbagai penyakit. Buah apel mengandung zat quercetin.
·
Asam tartar : Di dalam sebuah apel juga
terdapat asam tartar. Asam tartar yang dapat menyehatkan saluran pencernaan,
karena zat ini mampu membunuh bakteri yang ada dalam saluran pencernaan.
Sifat kimiwi
dan Efek farmakologi :
a.
Karoten : punya aktivitas Vit A sebagai antioksidan
yang berguna menangkal serangan radikal bebas, penyebab berbagai penyakit
degeneratif.
b.
Pectin (serat kasar menyerupai gel yang
larut dalam air) :
Anti kolesterol, Karena dapat
mengikat asam empedu yang merupakan hasil akhir metabolisme kolesterol.
·
Melindungi selaput lendir dari lambung dan usus
dari luka dan serangan bakteri
·
Membantu memperbaiki kerja otot pencernaan,
·
Mendorong sisa makanan pada saluran pembuangan
·
Menyerap kelebihan air dalam usus
·
Memperlunak feses
·
Mengikat dan menyingkirkan racun
·
Menyerap air dengan kuat dan menggunakanya untuk
mengikat dan mengeluarkan lemak dari dalam tubuh
·
Mencegah rasa lapar yang dating lebih cepat
·
Membantu mengendalikan gula darah
c.
Asam tartar : menghambat pertumbuhan bakteri
penyebab gangguan pencernaan (karena itu secara tidak langsung apel ikut andil
dalam penyembuhan penyakit maag dan diare).
d.
Flavonoid (apel paling banyak mengandung
flavonoid dibanding buah lain) : menurunkan resiko kanker paru sampai 50 %,
melindungi tubuh dari radikal bebas dan polusi lingkungan
e.
Fitokimia (dalam kulit apel) : menghambat
pertumbuhan sel kanker usus sebesar 43 %
f.
Asam elagat, asam kafeat, asam klorogenat, dan
glutation : punya aktivitas anti kanker
g.
Asam elagat : berperan sebagai obat
antikanker generasi baru, dengan aktivitas utama melindungi kromosom dari
kerusakan dan menghambat aktivitas karsinogen, seperti asap rokok.
h.
Asam klorogenat (lebih banyak pada daging
buah) : mampu menghambat tumor dan melawan kanker
i.
Quersetin (banyak terdapat dalam kulit apel
terutama apel merah):
·
membantu mencegah pertumbuhan sel kanker prostate,
dengan cara menghambat aktivitas hormone androgen
·
antioksidan yang efektif mencegah kerusakan sel
atau jaringan pembuluh darah dengan cara menurunkan kadar kolesterol LDL (low
density lipoprotein) dan pada saat bersamaan akan meningkatkan HDL (high
density lipoprotein).
·
Mencegah munculnya Parkinson (mencegah kerusakan
fungsi memorisel otak yang disebabkan stress oksidatif akibat radikal bebas)
j.
Glutation : antikanker penting yang
menangkal efek racun dari logam berat
k.
D-glucaric : berperan mambantu menurunkan
kadar kolesterol LDL dalam tubuh hingga 35%
l.
Mineral, magnesium, dan kalium : berkhasiat
sebagai obat penenang alami(atasi insomnia)
m. Vit
A : (kandungan Vit A apel 50% lebih tinggi dari jeruk) : menyembuhkan
influenza, dan inveksi lainya
n.
Vit C : anti oksidan yang berfungsi
meningkatkan kekebalan tubuh
Khasiat dan kegunaan :
- Asma, batuk, Diare, Gangguan pencernaan, Gula darah rendah, insomnia
- Memulihkan
tenaga setelah sakit, Menurunkan
berat badan
- Menurunkan
resiko kanker, Menegah
penyakit jantung dan stroke
- Menurunkan
resiko Parkinson
- Meningkatkan
kekebalan tubuh
- Mengatasi
gangguan menopause
- Mencegah
kerusakan gigi
- Menormalkan
tekanan darah dan kolestrol
- Mencegah
diabet
- Mengobati
asam urat
- Menurunkan
demam
- Mengobati
ambeien
- Mencegah
disfungsi ginjal dan kandung kemih
- Menghilangkan
nyeri haid
- Mancegah
rambut rontok
- Mengobati
insomnia
- Mulut
dan ludah kering
- Muntah
selama hamil (kehilangan nafsu makan)
- Nyeri
perut
- Sensasi
terbakar pada paru disertai batuk
Dosis Pemakaian
:
- Pemakaian
dalam :
1-4 buah apel segar dimakan
1-2 sdm cuka apel
- Pemakaian
luar : secukupnya buat masker
Ramuan dan
Takaran :
1. Alergi : apel 1 buah + bayam 50gr + selada air 50 gr +
alpukat ¼ buah + air 25 ml, semua bahan di jus minum 2x sehari.
2. Alopecia/kerontokan rambut : apel 1 buah + bawang merah 1 siung +
bawang putih 1 siung + wortel 100gr + seledri 1 batang + air 100ml, semua bahan
dijus minum 2x sehari.
3. Ambeien
: 2sdm cuka apel + 150 ml air matang minum 3x sehari setelah makan
4. Anemia : apel 300gr + bayam 125gr + air secukupnya, semua
di jus, minum 1x sehari.
5. Antiaging/mencegah penuaan dini : apel 1 buah + anggur hijau 100gr + seledri
1 batang + air 50ml, semua dijus minum 2x sehari.
6. Anti kanker : apel 100gr + batang seledri 50gr + kembang kol 100gr
+ brokoli 100gr, semua bahan di jus minum 2x sehari.
7. Asma
: 1 sdm cuka apel + 150ml air matang, minum 1x sehari
8. Asam
urat : 2sdm cuka apel + 2sdm madu + 150ml air matang minum 3x sehari setelah makan, untuk mengompres persendian : ¼ cuka
apel + 2 gelas air aduk rata kompres 2x sehari pada sendi yang ngilu selama 10
menit
9. Asam urat : apel 100gr + sawi hijau 50gr + sawi putih 50gr +
air jeruk manis 1 buah + air 100ml, semua bahan di jus minum 1x sehari.
10. Batuk
: 2sdm cuka apel + 2sdm madu
11. Bronkhitis : apel 2 buah + wortel 200gr + jahe 1 jari diiris
kecil, semua bahan di jus dengan air secukupnya, minum 1x sehari.
12. Darah tinggi : apel merah 100 gr + nanas 100 gr + seledri
200 gr + air ½ gelas, semua bahan di jus minum 1x sehari.
13. Diare
: 1sdm cuka apel + 150 ml air matang minum sebelum makan. Jika kondisi
parah minum 6x sehari
14. Demam
: 2sdm cuka apel + 2sdm madu + 150 ml air matang minum 3x sehari setelah
makan
15. Disfungsi
ginjal dan kandung kemih : 2sdm cuka apel + 150 ml air matang,minum
sebanyak 6 gelas air
16. Gangguan hati : apel 50 gr + pisang ½ buah + anggur 50 gr +
mangga 50 gr + nanas 50 gr + air jeruk nipis sdm + air jeruk manis 1 buah + air
secukupnya, semua bahan di jus minum 1x sehari
17. Gangguan ginjal dan saluran kemih : apel 100gr + jeruk bali 50gr + stroberi
50gr + air ½ gelas, semua bahan di jus, minum 1x sehari.
18. Gangguan
pencernaan : beberapa buah apel segar ½ matang, kupas lumat. Bungkus dalam
saringan bersih dan peras untuk dapat jusnya minum ½ cangkir 3x sehari
19. Gula
darah rendah : 2 sdm tonik apel 3x sehari
20. Meningkatkan daya ingat : apel 1 buah + brokoli 50gr + bayam 25gr +
wortel 100gr + garam sedikit + air 150ml, semua bahan dijus minum 1x sehari
(ramuan ini dapat jadi 3 gelas)
21. Meningkatkan kesuburan : apel malang 1 buah + taoge 25gr + seledri
batang besar 100gr, semua bahan di jus minum 1x sehari.
22. Melancarkan ASI : apel 100gr + mentimun 100gr + wortel 100gr +
bayam 100gr + air 100ml, semua bahan dijus dengan 100ml air, minum 1x sehari.
23. Menjaga kesehatan mata : apel 100gr + wortel 100gr + brokoli 100gr,
semua dijus minum 2x sehari.
24. Mengendalikan gula darah : apel 200gr + stroberi 100gr, semua bahan
dijus minum 1x sehari.
25. Mengecilkan perut : apel malang 1 buah + air jeruk manis 1
buah + air jeruk nipis 1 sdm + wortel 100gr, semua bahan dijus minum 2x sehari.
26. Memulihkan
tenaga sehabis sakit : 1-4 buah apel segar buang kulitnya makan 2-3x sehari.
27. Mulut
dan lidah kering, paru serasa terbakar disertai batuk : 2 sdm tonik apel 3x
sehari
28. Muntah
selama hamil, tidak nafsu makan : 30-40g kulit apel segar + 30g beras yang
telah disangrai sampai kekuningan + air didihkan sampai masak. Minum cairanya
sebagai pengganti teh.
29. Nafsu
makan : 30-40g kulit apel segar + 30g beras yang telah disangrai sampai
kekuningan + air didihkan sampai masak. Minum cairanya sebagai pengganti teh.
30. Nyeri
perut dan diare : 15g bubuk apel kering seduh dengan air mendidih minum 2x
sehari
31. Nyeri
haid : 2sdm cuka apel+ 150 ml air matang, minum 3 kali sehari.selama terapi banyak mengkonsumsi buah,sayur
dan air putih
32. Obesitas : apel hijau 1 buah + nanas 100gr + air jeruk manis
50gr, semua bahan di jus, minum 2x sehari
33. Pelangsing
: makan 2 butir apel sehari
34. Rambut
rontok: 1sdm cuka apel + 150 ml air matang, minum 1x atau 2x sehari setelah makan
35. Sembelit : apel 50gr + pisang ½ buah + anggur 50gr + mangga
50gr + nanas 50gr + air jeruk manis 1 buah + air jeruk nipis 1 sdm, semua bahan
di jus (kalau mau tambah air secukupnya biar dapat jus 1 gelas), minum 1x
sehari.
36. Susah tidur : apel 200gr + brokoli 100gr + batang seledri besar
200gr, semua bahan dijus dengan air secukupnya minum 1x sehari.
37. Susah tidur : 2sdm cuka apel + 2sdm madu = 150 air
matang. Minum sebelum tidur
Manfaat lainnya : cuka apel bisa untuk salad
dressing,seperti acar dan penyedap masakan. Dapat juga diminum layaknya minuman
kesegaran, disajikan panas/dingin dgn atau tanpa madu, spt halnya minum kopi/teh.
Untuk Catatan :
Apel baik dikonsumsi dengan kulitnya
Apel impor biasanya dilapisi lilin (wax) pada kulitnya agar
:
- Menutupi
pori-pori kulit buah untuk menghambat laju
respirasi, sehingga memperpanjang umur simpan
- Bila
digosok dengan lap kering akan timbul warna mengkilap, sehingga memberi
kesan bersih dan segar
Cara menghilangkan lapisan lilin :
- Celupkan
sebentar kedalam air hangat agar lapisan lilinnya mencair, kemudian gosok
dengan lap kering hingga bersih
- Rendam
dalam larutan sabun cair yang memang untuk makanan, setelah itu gosok
hingga bersih
Tips cara membuat aneka olahan apel untuk obat :
- Apel
bubuk kering :buah apel mentah, potong persegi dan keringkan dibawah
sinar matahari, setelah kering, giling sampai jadi tepung dan diayak.
- Tonik
apel : 1 kg buah apel segar, buang kulitnya, ambil bagian tengahdan
potong kecil-kecil. Tambah ½ kg madu dan sedikit air, kukus dalam wadah
tertutup sampai lunak. Tonik ini bisa disimpan dan digunakan sewaktu-waktu.
- Cuka
apel : buah apel yang sudah masak cuci potong tipis, masukan kedalam
panic isi air rebus hingga mendidih, setelah mendidih api dikecilkan, lalu
masukan gula pasir kedalamnya diamkan 30-40 menit kemudian angkat
saring airnya, masukan kedalam botol tutup rapat kemudian tambahkan yeas,
kemudian tutup kembali agar proses fermantasi terjadi tunggu 1-2 minggu,
kemudian ganti tutup botol dengan kain kasa agar terjadi fermentasi
anaerob, fermentasi lagi selama 2 mingguagar pH asam 3-4 semakin lama
semakin baik, setelah itu lakukan pasteurisasi, baru siap dikonsumsi.
Saudaramu Irfan Fauzi
Publish : alhimyah.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon Kritik dan Saran Anda